Bastefia Bag (Banana Stem Fiber Tea Bag) as Innovative Tea Bag Environmentally Friendly Non-Microplastic

Authors

  • Andi Keisha Aisyah UPT SPF SMAN 1 BULUKUMBA
  • Andi Syifanna Rusyidah UPT SPF SMAN 1 BULUKUMBA
  • Anindyah Azzahrah Rahmadi UPT SPF SMAN 1 BULUKUMBA
  • Aryati Rajab UPT SPF SMAN 1 BULUKUMBA

DOI:

https://doi.org/10.58954/epj.v6i1.426

Keywords:

Microplastics, Sea, Banana Stem Fiber, Tea Bags

Abstract

Microplastics have become a major threat to humans. Indonesians are estimated to consume 15 grams of microplastic per capita per month, equivalent to three ATM cards, one source of which is tea bags. Unknowingly, these tea bags release or produce microplastics, which can become toxic if they pollute the environment. This microplastic waste can be channeled into the ocean through waterways. Researchers conducted a study aimed at determining how to make Bastefia Bag using banana stem fiber as the raw material and its efficiency as a substitute for commercial tea bags. The research method used was an experiment, namely conducting organoleptic tests, comparing Bastefia Bag with ordinary tea bags in terms of solubility in water at 100°C, and biodegradability tests. The results of this study indicate that banana stem fiber is effective as a raw material for Bastefia Bag without altering the function of commercial tea bags.

References

Akbar, M., & Maghfira, A. (2023). Pengaruh Sampah Plastik Dalam Pencemaran Air Laut Di Kota Makassar. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 6(1), 25–29. https://doi.org/10.62012/sensistek.v6i1.24234

Alisya, P., Sarumaha, O., & Widyasaputra, R. (2024). Pemanfaatan Ekstrak Rumput Laut untuk Pembuatan Kantong Teh Ramah Lingkungan. Agroforetech, 02, 430–443.

Amilia, E., & Hidayanti, N. (2022). Pengolahan Pemanfaatan Pelepah Pisang Menjadi Keripik Sebagai Makanan Sehat Dalam Upaya Peningkatan Perekonomian Di Kampung Kemeranggen Kelurahan Taman Baru Kecamatan Taktakan. MULIA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(2), 62–66. https://doi.org/10.56721/mulia.v1i2.84

Aqilla, A. R., Razak, A., Barlian, E., Syah, N., & Diliarosta, S. (2023). Pengaruh Sampah Plastik Dalam Pencemaran Air. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(6), 275–280.

Fadlilah, N., & Udjiana, S. (2023). Pembuatan Plastik Biodegradable Dengan Variasi Jenis Filler Dan Plasticizer. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(3), 548–558. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i3.470

Gusnadi, D., Taufik, R., & Baharta, E. (2020). Uji Organoleptik dan Daya Terima Pada Produk Mousse Berbasis Tapai Singkong Sebagai Komoditi UMKM Di Kabupaten Bandung. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 266–267.

Ismanto, H. (2023). Uji Organoleptik Keripik Udang L. vannamei) Hasil Penggorengan Vakum. Jurnal AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, 6(2), 53–58. https://doi.org/10.51589/ags.v6i2.3137

Kurnia Ramdan, S. R., Yusuf, A. L., & Setiawan, A. (2022). Isolasi Dan Identifikasi Kafein Dari Daun The Hijau, Tah Hitam Dan The Olong Menggunakan Spektrofotometri UV Vis. Pharmacy Genius, 01(01), 62–73.

Kusna, S. L., & Anam, K. (2021). Pelatihan Pengolahan Pelepah Pisang Guna Peningkatan Ketrampilan Dan Ekonomi Masyarakat. Al-Umron : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.36840/alumron.v2i1.470

Ma'rifah, Z. (2020). Mengenal Teh Hijau. Alprin.

Maulana, J. I. (2023). Identifikasi Karakteristik dan Kelimpahan Mikroplastik pada Sampel Sedimen Kali Pelayaran Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Environmental Pollution Journal, 3(1), 600–610. https://doi.org/10.58954/epj.v3i1.119

Muawanah, M., Rianto, M. R., & Wahyuni, W. (2019). Analisis Klorin (Cl2) pada Kantong Teh Celup Berbagai Merk di Kota Makassar. Jurnal Medika, 4(1), 1–4. https://doi.org/10.53861/jmed.v4i1.158

Mutmainnah, L., Musyarrafah, A. N., & Farid, U. M. (2023). Pemanfaatan Pohon Pisang (Musa Paradisiaca L.) Sebagai Produk Umkm Desa Larangan Perreng “Taro Pisang.” ABDISUCI : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat , 1(3), 97–103.

Nugraha, S., Rostini, N., Kusumah, F. M. W., & Ismail, A. (2024). Keragaman Jenis Pisang Sub-Grup Banana pada Dataran Rendah di Kabupaten Bandung Barat, Sukabumi, dan Sumedang. Jurnal Zuriat, 35(1), 35–42. https://doi.org/10.24198/zuriat.v

Putri Sekti Cahyaningrum, & Sari, G. L. (2024). Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik pada Air Tanah di Kabupaten Karawang, Indonesia. Infomatek, 26(2), 175–182. https://doi.org/10.23969/infomatek.v26i2.18999

Rahmadiana, W., & Farapti, F. (2024). Uji Organoleptik dan Daya Terima Produk Sari Kacang Hijau Kencur sebagai Pangan Fungsional Organoleptic Tests and Acceptance of Extract Kencur Mung Beans as Functional Foods. 102–109.

Rezi, R., & Rahayu, I. (2025). Transformasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Plastik Global Pasca Global Plastics Treaty: Implikasi Bagi Regulasi Nasional di Indonesia. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3320–3326. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7557

Ridwan, Fitri Ariani, H. (2022). Pembuatan Bahan Baku Pulp Dari Pelepah Pisang. Saintis, 3(2), 28–36.

Salsabila, M. R., Anggriani, F. D., Silaban, M. F., Handatulloh, N., & Achyar, A. (2022). Pembuatan Bioplastik Sederhana dari Tepung Tapioka. Prosiding SEMNAS BIO 2022, 465–470.

Wardhani, D. K. (2020). Bye-Bye! Sekali Pakai (Vol. 2). Bentala Kata, Imprint RMA Group.

Wati, S. A., Hertati, R., & Syafrialdi. (2023). SEMAH : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 7(2), 126–134

Downloads

Published

2026-04-28

How to Cite

Andi Keisha Aisyah, Andi Syifanna Rusyidah, Anindyah Azzahrah Rahmadi, & Aryati Rajab. (2026). Bastefia Bag (Banana Stem Fiber Tea Bag) as Innovative Tea Bag Environmentally Friendly Non-Microplastic. Environmental Pollution Journal, 6(1), 96–106. https://doi.org/10.58954/epj.v6i1.426

Issue

Section

Articles